FORUM KOMUNIKASI KELUARGA SUKABUMI
Seperti
berputarnya dunia, warga Sukabumi juga banyak yang merantau, melanglang buana
baik masih dalam lingkup negara Indonesia maupun keluar negeri. Jika orang-orang Belanda yang pernah tinggal
dan lahir di Sukabumi membentuk kelompok Soekaboemi, maka orang-orang Sukabumi
yang berdiaspora membentuk kelompok FOKUS (Forum Komunikasi Keluarga Sukabumi). FOKUS dibentuk pada tanggal 12
Agustus 1988 dengan ketua pertama adalah Mulyana Sukardi (Kang Aay), beliau
adalah putera dari pejuang Didi Sukardi. Kelompok FOKUS ini beranggotakan orang-orang
yang cukup senior bahkan bisa dikatakan yang sudah sukses diluar Sukabumi diantaranya Yus Yukarsa
seorang mantan aktivis KAPI yang kemudian mendirikan OSIS 31 Januari 1971,
kemudian Letjen Purnawirawan Djaja Suparman, Mayjen Purn. Wahab Makodongan,
Iwan Prawiranata, Zus Undap atlit anggar, Teddy Kharsadi yang membangun Tol CMMP, Acep Hidayat (Mantan Dirjen
Pariwisata), Iwan Prawiranata (Mantan Deputy Gubernur BI), Pasha Ismaya Sukardi
(Anggota DPR RI) dan Mayjend Pol Purn. Kusparmono Irsan, musisi Endar Pradesa dll. Anggota Fokus diwajibkan untuk tetap peduli dan memiliki kecintaan
terhadap tanah kelahiran Sukabumi. Kepedulian tersebut dituangkan dalam
berbagai bentuk, seperti diskusi mengenai Sukabumi dengan mengundang para
pemegang kebijakan pusat dan juga pakar yang memang mengetahui Sukabumi itu sendiri.
FOKUS seringkali kami membahas permasalahan apa saja yang sedang dihadapi di
Sukabumi dan mencoba memberikan masukan serta solusinya kepada pemerintah
daerah Kota maupun Kabupaten Sukabumi. Ajang diskusi tersebut dimanfaatkan
untuk saling sharing mengenai
berbagai hal yang menyangkut Sukabumi. Sehingga lahirlah sebuah ide pemikiran
dan upayanya yang bisa diberikan kepada Sukabumi. Selain mengadakan diskusi,
Fokus juga memperkenalkan kebudayaan Sunda dengan melakukan berbagai kegiatan
yang tetap berhubungan dengan Sukabumi, tentunya membuat para anggota Fokus ini
tetap memiliki rasa memiliki terhadap daerah asal mereka. FOKUS bersama menteri Hartanto pernah mengangkat para pengrajin yang berada di daerah LIK
Cibatu Cisaat Kabupaten Sukabumi dengan menjadi binaannya PT Astra. Kemudian pada masa kepemimpinan Kang Tedy Kharsadi, Kang Hilman, kemudian Ibu Nunun Nurbaeti,
Kang Yus Yukarsa sampai kang Dadang, program yang dilakukan secara rutin adalah
bakti sosial, menyantuni anak yatim, khitanan masal, qurban Idul Adha ataupun
jalan sehat. Banyak warga Kota dan
Kabupaten Sukabumi yang merantau ataupun belajar di luar daerah seperti Jakarta
dirangkul kedalam Fokus, tidak sedikit dari mereka yang punya perhatian lebih
bagi tanah kelahirannya.

Komentar
Posting Komentar